Workshop Pengembangan Bahan Ajar Geografi Berbasis AI: Kolaborasi Inovatif antara S2 Pendidikan Geografi Unesa dan MGMP Geografi Kabupaten Magetan
Sebagai bentuk nyata dari tridarma perguruan tinggi, Program Studi S2 Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan melibatkan para pendidik dalam forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Geografi Kabupaten Magetan. Kegiatan yang bertemakan “Workshop Pengembangan Bahan Ajar Geografi Berbasis Kecerdasan Buatan (AI)” ini dilaksanakan di Kampus 5 Unesa, Magetan, pada pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 30 guru geografi tingkat SMA dari berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Magetan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru dalam merancang dan mengembangkan bahan ajar geografi yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara institusi pendidikan tinggi dengan para praktisi pendidikan di daerah.
Workshop dimulai dengan sambutan dari koordinator PKM Program Studi S2 Pendidikan Geografi Unesa, yang menyampaikan pentingnya inovasi dalam pendidikan geografi di era digital. Disampaikan pula bahwa perkembangan teknologi seperti AI dapat dimanfaatkan untuk menyederhanakan proses penyusunan bahan ajar, meningkatkan interaktivitas materi, serta membantu guru dalam personalisasi pembelajaran sesuai kebutuhan siswa.
Materi workshop dibagi ke dalam beberapa sesi. Sesi pertama membahas pengantar Deep Learning oleh Dr. Wiwik Sri Utami, MP yang membahas perkembangan kurikulum berbasis deep learning yang salah satunya memperkuat pembelajaran digital dengan memanfaatkan kecerdasan buatan dan potensinya dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran geografi. Sesi ini memberikan pemahaman dasar kepada peserta tentang bagaimana Deep learning dan implementasinya apa saja yang dapat dikembangkan oleh guru, seperti pembelajaran collaboratif, kontekstual, pembuatan soal HOTs dan literasi hingga untuk desain bahan ajar. Semua aktivitas pembelajaran tersebut dapat dibantu dengan platform edukasi berbasis AI dan digital lainnya.
Sesi kedua lebih bersifat praktik oleh Dr. Sukma Perdana Prasetya, S.Pd,MT, di mana para peserta secara langsung mencoba merancang bahan ajar geografi dengan memanfaatkan beberapa alat AI yang telah diperkenalkan. Pendampingan intensif dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa S2 Pendidikan Geografi Unesa, yang memberikan contoh penerapan konkret serta membantu peserta menyesuaikan materi ajar dengan kurikulum yang berlaku.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan antusias. Para guru peserta mengaku mendapatkan banyak wawasan dan keterampilan baru yang sebelumnya belum pernah mereka eksplorasi. Beberapa guru bahkan menyatakan minat untuk menerapkan bahan ajar berbasis AI di kelas mereka dalam waktu dekat sebagai bentuk inovasi pembelajaran.
Melalui kegiatan PKM ini, Program Studi S2 Pendidikan Geografi Unesa tidak hanya menjalankan fungsi pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga turut berkontribusi dalam memperkuat kapasitas guru di daerah dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Dengan pemanfaatan teknologi seperti AI, pembelajaran geografi diharapkan menjadi lebih menarik, relevan, dan berdampak positif bagi generasi muda.